Religiasend's Blog

Jurnal #50

Posted in EDS by michelle on November 7, 2009

I don’t know why my uncle and my auntee should be that panic on the phone. Their voices are really a nightmare. Do they really care to me? I’m not sure, they just talked with me on the phone for about five minutes. Then that’s all. I don’t know why they could easily break my night only by that silly phone call.

Anyway, latihan debat tadi lumayan juga. Tumben (?) ngga ada self assessment dari senior. Eye contact sudah bagus, time management-nya juga sudah bagus, yang jelek mungkin masih manner-nya waktu bilang ‘No, thank you’ di beberapa sanggahan. Katanya, harusnya pasang tampang seram saja untuk kasus-kasus begitu. Lalu masih ada beberapa masalah waktu nge-rebutt, harusnya langsung ke poin, I wasted my forty seconds for repeating arguments of the 2nd speaker of opposite. But it’s ok.

Waktu prepare debat, accidentally (… coincidentally) kita disuruh pakai aturan BP (ga tau juga apa kepanjangannya, orang-orang pada bilang BP-BP-BP terus) di mana ada 2 opening governments, 2 opening opposites, 2 closing governments, dan 2 closing opposites. Sistem ini menarik juga setelah sebelumnya mendapati suguhan video final debat Oxford. Cewek-ceweknya pada debat pakai dress, hahaha, funny. Dan logatnya itu… logat British tulen! Jiah. Funny abis nontoninnya tadi, seperti nonton Hermione Granger debat. Cowok-cowoknya juga sama, tapi ada juga yang cuma pakai kemeja tanpa jas. Hmm. But they still looked so cool. Iyalah, bikin mangap-mangap gitu nonton debat mereka. Kencang, ngebut, bahasa Inggris pulak -____-

Sekelompok sama Grey bikin semangat untuk bertahan di EDS. Gayanya santai, poin-poin catatan debatnya di buku besarnya juga mudah dimengerti. Aku ngga tahu, sepertinya ada banyak hal yang membuatku untuk terus bertahan jadi anggota EDS. Sejak kali pertama enrolled test 3 September lalu. Jadi ingat Sandy yang waktu itu menyemangati: “Semua yang jadi anggota EDS juga meski yang sudah pernah ikut debat-debat nasional pun mesti dianggap newbie. Kita semua memiliki starting point yang sama. Jangan nyerah.” Inget banget waktu itu. Tapi ke mana, ya, si Sandy? Kok, ngga pernah datang lagi ke acara-acaranya EDS? Namanya juga ngga ada di daftar newbie? Hmmm…. Dia jurusan apa, ya?

Lalu setelah dua minggu berturut-turut ngga menghadiri weekly practice di Sayap Utara Balairung, sudah berniat declare stance untuk quit dari EDS, dengan tiba-tibanya Mbak Tanti, salah seorang senior di EDS, menyapa di blog (feel so ashamed for it)… lalu entah kenapa jadi satu tim makrab sama beberapa anak EDS yang satu fakultas… dan entah kenapa malam itu terbersit niat untuk datang ke acara TC (Training Camp) EDS members di Gunung Kaliurang setelah lihat profil facebook Kak Astri yang satu tanggal lahir… 13 Agustus.

Entahlah, karena hal-hal silly itu akhirnya aku memutuskan untuk bergabung di EDS. Tapi sampai sekarang masih bisa bertahan karena improvement skill debatku ternyata cukup menjanjikan (I’m happy for it). Katanya latihan debat ini bagus untuk critical thinking, membuat para debaters jadi lebih open minded, dan pikirannya lebih well organized… Tapi di beberapa kasus, aku lihat para debaters banyak yang arogan, berpikir kalau hanya tim mereka saja yang benar. Dalam banyak kasus, tiap hal bahkan seperti layak untuk diperdebatkan. Seperti misalnya kenapa aku menggunakan mouse untuk menggunakan laptop sedangkan sudah ada pad di laptop untuk pengganti mouse. Bisa jadi, kalau aku tetap menerapkan ‘debaters minded’ ini di keseharian, aku bisa mengajak tiap orang yang chatting Yahoo! Messenger denganku kesal karena tabiatku yang selalu ngajak mereka berphilosophy/judgement debate.

Oh ya, pagi tadi aku men-download banyak sekali ebooks dari Nietzsche, Carl Gustav Jung, dan C.S. Lewis (for Narnia’s, of course). DVD pertandingan debat masih tertahan di Mbak Tanti karena katanya dia mau ke Jepang buat seminggu (oleh-oleh! myehehe), dan… tadi pagi chatting lagi dengan si R. Kenapa masih happy tiap dia nyapa, ya? Hmmmmmm.

Ah, sudahlah, curhatku sudah kepanjangan. Lagipula aku masih punya banyak kegiatan malam ini.

See yaa, Gia. (:

Updated: Oh, memalukan! Setelah tadi search di Google untuk pajang image debat di post ini, pasang kata kunci ‘Parliamentary Debate’, ngga nemu yang bagus, lalu ‘British Debate’, tetap ngga ada yang bagus.. Lalu tiba-tiba di kepala terpikir… HAH! Jadi arti dari singkatan BP itu mungkin simpel aja.. British Parliamentary. HAHAHA. Silly me.

Leave a Reply